sigit parung eksterior tahap 2 VIEW 5

Pertanyaan:

Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh

Pak Andan di dakwatuna.com , saya ingin renovasi rumah. Kondisi sekarang  adalah  2 rumah yang bersebelahan. Denah sama persis. Di depan dan belakang masih ada taman yang cukup luas. Data – data awal rumah saya sudah di email ke Pak Andan.

Saya ingin gabungkan 2 rumah tersebut menjadi 1 rumah saja. Dak beton lantai 2 lama yang tidak terpakai saya jadikan ruang duduk di atas. Lalu di lantai satu saya perlu 3 kamar tidur anak, 1 ruang tidur utama + wc dalam, ruang tamu yang cukup besar karena dipersiapkan untuk pengajian, dapur dan ruang cuci jemur serta ruang pelayan yang berdekatan dan ruang makan + ruang keluarga yang lapang.

Di belakang dan depan saya ingin ada teras yang lapang. Lalu ada beberapa pohon di belakang yang ingin saya pertahankan. Dan yang terakhir saya ingin atap lama rumah ini dipertahankan. Agar lebih hemat biaya.

Pak Andan, kata orang jika kita merenovasi rumah, maka saat pelaksanaan biasanya biaya jadi lebih besar dari yang diperkirakan. Bagaimana solusinya Pak Andan ? Agar dana yang ada bisa lebih optimal. Misalkan dana saya hanya 250 juta an. Apakah dana tersebut cukup ? Karena takutnya nanti saat pelaksanaan renovasi , tiba – tiba biaya nya justru lebih besar lagi.

Demikian pertanyaan saya. Terima kasih atas perhatian Pak Andan.

Wassalaamu’alaikum wa rahmatullaahu wa barakaatuh

Sigit – Parung Bogor

Jawaban:

Wa’alaikum salam wa rahmatullaahi wa barakaatuh

Pak Sigit di Parung, terima kasih atas akses nya ke dakwatuna.com , semoga silaturahim kita diberkahi Allah.  Semoga Allah menjaga kami para kontributor dakwatuna agar senantiasa dapat terus up date dan on line memberikan tulisan – tulisan bermanfaat untuk netters sekalian.

Pak Sigit Untuk kekhawatiran bahwa biaya membengkak saat renovasi memang sering terjadi di lapangan. Karena biasanya biaya akan membengkak bila tidak dibuat desain dan pola anggaran biaya nya. Hal ini lah yang membuat dana yang ada tidak terkendali dengan baik dan benar.

Untuk itulah perlunya membuat desain yang sesuai dengan kebutuhan. Jika Pak Sigit dan netters sekalian memperhatikan pola desain saya selama ini, maka akan terasa sekali arah dan gaya desain saya. Semua nya mengacu pada pola hemat biaya. Walaupun unsur estetika desain tetap dipertimbangkan.

Bahkan seringkali saya langsung cek lapangan untuk dapat memastikan desain yang saya buat dapat diaplikasikan dengan baik di lapangan. Jadi tidak asal desain saja tanpa lihat lapangan langsung. Memang untuk wilayah di luar jabodetabek saya membuat desain hanya berdasarkan data yang masuk. Jika data nya lengkap, mulai dari foto, ukuran lapangan hingga pola kebutuhan ruangnya terperinci dengan baik, saya bisa jawab dan buat desain nya.

Alhamdulillah rumah Pak Sigit sudah saya survey. Nah, dari data tersebut saya dapat membuat desain yang hemat sekali. Bangunan kanan saya jadikan area hunian. Dengan mengubah ruang tamu menjadi kamar tidur. Lalu wc lama di bongkar hingga kamar tidur anak jadi tambah besar. Ruang belakang yang dempet saya jadikan ruang makan dan ruang keluarga. Hingga lapang dan segar melihat taman belakang.

Sisi kiri rumah saya jadi kan ruang tamu yang lega dan lapang. Bisa untuk pengajian sekalian. Dapur dan ruang service area seperti wc cuci, ruang cuci jemur , gudang dan carport saya letakkan di samping belakang. Di area dak beton lama.

Atap lama bisa saya pakai. Karena masih cukup kokoh. Saya hanya tambahkan pet dak beton teras saja agar ruang teras tidak tampias basah terkena air hujan. Seluruh dinding lama yang tidak terkena pola desain baru juga saya pakai, karena masih bagus dan kuat.

Jika dana Pak Sigit sudah lebih dari 250 juta, maka bisa diteruskan ke lantai 2 dengan memanfaatkan dak beton lama yang sekarang digunakan hanya untuk garasi saja. Jadi pada tahap awal ini, dana 250 juta cukup. Karena bangunan baru hanya ruang tidur utama + wc, teras depan dan belakang, kamar mandi anak dan area service di belakang.

Untuk rincinya memang sebaiknya dibuat RAB ( Rencana Anggaran Biaya ), hingga nampak jelas volume dan spesifikasi pekerjaan nya. Nah, jika anggaran biaya dan gambar sudah final, pekerjaan lapangan jadi terpantau. Tidak ada lagi istilah biaya membengkak lebih besar. Karena semua nya ada data yang terukur dengan baik.

Kecuali jika di tengah jalan ada perubahan bahan dan perubahan desain, tentu akan terjadi perubahan biaya pula. Namun selama kita ketat pada pola desain dan anggaran biaya yang kita buat, maka tidak akan terjadi pembengkakan biaya. Untuk itulah kita sangat memerlukan kehadiran arsitek di sini. Hingga tetap ada panduan yang jelas selama pelaksanaan pekerjaan renovasi ini.

Demikian keterangan saya. Semoga bermanfaat tulisan ini.

Wassalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh

Andan Nadrasta, ST

Kirimkan email pertanyaan / order desain dan pelaksanaan ke :

e-mail : andanarsitek@gmail.com
Telp : (021) 84974828
Hp/WA : 087821963015
Kunjungi juga kami di :
Web : griyainsani.com
Youtube : griya insani

FB : Griya Insani
IG : @griyainsani
Twitter : @griyainsani_com

sigit parung denah lt 1sigit parung denah lt 2SIGIT - DENAH ds 1 - PARUNG - INTERIOR LT. 1 VIEW 1SIGIT - DENAH ds 1 - PARUNG - INTERIOR LT. 2 VIEW 1SIGIT - PARUNG BOGOR ds 2 - VIEW 1sigit parung eksterior tahap 1 VIEW 1sigit parung eksterior tahap 1 VIEW 2sigit parung eksterior tahap 2 VIEW 2sigit parung eksterior tahap 2 VIEW 5

Sumber:http://www.dakwatuna.com/2016/03/23/79721/ingin-renovasi-rumah-takut-biayanya-membesar-bagaimana-solusinya/#ixzz4tOe88GcA

Share Your Thought