(Foto: Andan Nadriasta)

Pertanyaan:

Assalaamu’alaikum wrwb

Pak Andan di dakwatuna.com, saya memiliki tanah di jalan buntu. Luasnya sekitar 300 meter persegi. Bangunan awal adalah rumah di depan dengan 2 kamar tidur. Lalu di belakangnya ada tambahan bangunan berupa ruang makan, ruang keluarga, dapur, gudang dan wc cuci.

Denah awal seperti gambar di bawah ini. Ada perbedaan ketinggian dari ruang tamu di depan dengan ruang makan / ruang keluarga di belakang. Kamar tidur yang berwarna coklat level nya sama dengan ruang tamu. Jadi garis tengah yang membelah rumah adalah garis perbedaan ketinggian lantai (sekitar 20 cm).

(Foto: Andan Nadriasta)

Rumah bekas ini saya beli beberapa tahun lalu. Namun karena kondisi Jakarta-Bekasi dan sekitarnya hujan cukup deras, maka atap rumah nampaknya mulai rusak. Plafond tengah sudah terkelupas. Plafond kamar tidur sudah rembes air hujan. Hingga saya berencana merenovasi rumah.

Rencananya di atas ingin saya buat 1 kamar tidur + wc, balkon dan ruang rias / ruang kerja yang juga menyatu dengan ruang tidur. Di bawah saya ingin ada 2 kamar tidur, carport dimundurkan agar mobil kijang dapat masuk, lalu kamar mandi lama tidak dibongkar.

Ruang tidur di atas saya ingin ekstra luas. Jadi tidak hanya untuk tempat tidur. Ia harus terdiri dari ruang kerja, ruang rias, kamar mandi utama yang lapang dan cukup juga untuk ruang TV yang kecil mungil,

Saya ingin rumah belakang tidak dibongkar. Karena keterbatasan dana, saya ingin tingkat 2 nya hanya ada di rumah depan saja. Lalu pandangan utama rumah minta tolong dibuat ke arah taman. Untuk muka rumah dari jalan tidak ada balkon.

Pak Andan, saat ini masih musim hujan. Bagaimana pendapat Pak Andan mengenai renovasi rumah saat hujan?

Demikian pertanyaan saya. Terima kasih atas tanggapannya.

Wassalamu’alaikum wrwb

Agung-Bekasi

Jawaban:

Wa’alaikum salam wrwb.

Pak Agung di Bekasi, semoga Allah melindungi keluarga Pak Agung dari segenap mara bahaya. Dalam kondisi cuaca yang cukup ekstrim akhir-akhir ini. Demikian juga dengan segenap netters dakwatuna, semoga Allah melindungi kita semua.

Saya sudah pelajari data-data Pak Agung. Saya coba buat sketsa nya secara umum. Hingga kita dapat memperoleh gambaran umum mengenai permasalahan yang ada. Dengan gambar 3 dimensi rumah awal ini saya juga berharap kita dapat memahami pola pembangunan yang akan kita lakukan. Tahapan dan kendala yang akan timbul dari renovasi sederhana ini.

(Foto: Andan Nadriasta)

Sebenarnya rumah Pak Agung rawan bocor. Hal ini disebabkan karena ada talang di tengah bangunan. Pemilik lama rumah Pak Agung nampaknya merenovasi rumah tanpa panduan desain arsitektur. Hingga desain yang ada justru berbahaya.

(Foto: Andan Nadriasta)

Namun karena kondisi dana yang ada, maka saya dapat memahami keadaan pemilik lama rumah tersebut dan Pak Agung sendiri. Memang akan lebih hemat jika yang di renovasi adalah rumah bagian depan saja. Untuk membuat aliran air aman tinggal kita perkuat sisi atap yang membentuk talang di tengah bangunan.

(Foto: Andan Nadriasta)

Renovasi denah benar-benar paket hemat. Sisi kiri bangunan di bagi menjadi ruang tamu dan 2 ruang tidur. Hingga pada rumah bagian belakang tinggal membuat dinding partisi saja. Tidak perlu tembok bata yang mahal. Atap ruang tidur belakang juga bukan atap baru. Dapur di lama di belakang dipertahankan. Jadi intinya rumah belakang benar-benar utuh tidak dibongkar.

(Foto: Andan Nadriasta)

Sesuai keinginan Pak Agung, maka bagian muka rumah saya cor dak beton lantai 2. Menyisakan ruang tengah untuk void tangga dan balkon dalam rumah. Akses ini saya jadikan juga sebagai pintu keluar ke balkon samping rumah yang menghadap ke taman yang segar dan asri.

(Foto: Andan Nadriasta)

Lantai satu pintu depannya saya mundurkan satu meter. Lalu saya ubah menjadi kamar tidur anak yang nyaman dan lega. Mobil Kijang dapat masuk karena carport sudah mundur cukup jauh. Bahkan mobil kecil dapat masuk melintang di depan ruang tamu.

(Foto: Andan Nadriasta)

Ruang tamu menjadi semakin cantik karena pintu kupu-kupu yang berada di tengah. Dengan permainan batu alam dan jendela panjang di kiri v membuat kesan publik area semakin kuat dan kokoh. Untuk interiornya bahkan kita bisa memasang ‘gebyok’ pada ruang perantara ke ruang keluarga. Hingga ruang tamu semakin tampil secara baik dan privacy keluarga semakin terjaga.

(Foto: Andan Nadriasta)

Atap carport sebenarnya saya hanya memanfaatkan atap asbes lama. Murah meriah namun tetap cantik. Karena konsep pintu gerbangnya saya perbaiki. Dengan pola gerbang modern yang terbuat dari cor dak beton membuat tampilan luarnya menjadi gagah dan modern.